JIKA ANDA MEMFOLLOW BLOG INI ANDA AKAN BERUNTUNG, TIDAK PERCAYA? BUKTIKAN !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan

PATUNG LIBERTI DI TUTUP UNTUK UMUM

Patung Liberty di New York, Amerika Serikat (AP Photo)
Patung Liberty akan ditutup untuk pembenahan sistem keamanan mulai Oktober 2011. Selama pembenahan berlangsung, pengunjung tidak diizinkan masuk areal sekitar patung selama 12 bulan.

Patung ini merupakan salah satu obyek wisata New York paling banyak dikunjungi. Meski ditutup, pengunjung masih diperbolehkan untuk memasuki areal taman yang mengitari patung lambang kebebasan ini, seperti dilansir dari laman The Telegraph.

Pembenahan sistem keamanan pada obyek ini akan menelan biaya US$26 juta atau sekitar Rp232 miliar. Menurut pimpinan obyek wisata ini, David Luchsinger, dana ini akan dipakai diantaranya untuk penambahan tangga tahan api, serta beberapa lift dan pintu keluar.

Penutupan Patung Liberty pernah dilakukan pengelola setelah serangan 11 September 2001. Patung ini kembali dibuka pada 2004. Namun, bagian puncak patung hanya bisa dimasuki sedikit orang saja sampai akhir tahun lalu. Patung Liberty merayakan ulang tahunnya yang ke-125 tahun pada 12 Oktober 2011. Lebih dari lima juta orang mengunjungi patung ini setiap tahunnya.

Read More......

SINAR KOSMIK BINTANG

Bumi Dibombardir Sinar Kosmik Bintang Mati

VIVAnews - Sinar kosmik dengan pola aneh tak beraturan membombardir Bumi dari luar angkasa. Fenomena ini ditangkap oleh eksperimen IceCube Neutrino Observatory yang dibangun jauh di dasar lapisan es Antartika.

Sinar kosmik merupakan partikel energi tinggi di angkasa luar yang diduga berasal dari sisa-sisa bintang mati. Namun, IceCube mendeteksi bahwa partikel-partikel itu tiba bukan dalam kondisi "seragam" dari semua arah.

Seperti dilansir Livescience.com, edisi 30 Juli 2010, studi menunjukkan bahwa sinar kosmik berlebih datang dari satu bagian di langit, dan sinar kosmik yang kurang kadarnya datang dari bagian lain.

"IceCube sebenarnya bukan dibangun untuk mengamati sinar kosmik. Sinar kosmik hanya dianggap latar belakang saja," kata peneliti dari University of Wisconsin-Madison, Rasha Abbasi.

Studi-studi sebelumnya telah menemukan adanya kemiripan kemiringan (yang disebut anisotropy) di langit di atas Kutub Utara Bumi. Namun, baru kali ini ilmuwan melihat pola-pola aneh tersebut di langit benua paling ujung selatan planet Bumi.

"Namun, kami punya miliaran event mengenai sinar kosmik yang kemudian menjadi sangat menarik," tambahnya.

Abbasi mengatakan, salah satu penjelasan untuk mengungkap misteri sinar kosmik ini adalah bahwa sebuah bintang kemungkinan mati dalam ledakan supernova di yang relatif dekat dengan (Kutub Selatan), dan sisa-sisa ledakan itu mungkin bercampur membentuk sinar kosmik yang mendominasi sinyal-sinyal yang diterima oleh IceCube.

"Pada awalnya, kami tidak tahu apa yang harus kami harapkan," kata Abbasi. "Melihat anisotropy ini meluas ke langit Kutub Selatan merupakan hasil tambahan dari efek-efek misterius, entah itu karena daerah magnetis yang mengelilingi kami atau karena sisa-sisa ledakan supernova di sekitar sini," terang Abbasi.

Apakah misteri tersebut bisa diungkap atau tidak, observasi ini bisa membantu ilmuwan untuk lebih memahami sinar kosmik yang terbentuk. Penemuan oleh IceCube mengenai sinar kosmik ini dijelaskan secara detail dalam jurnal Astrophysical Journal Letters edisi 1 Agustus 2010.

Read More......

Giliran Motorola Droid X Jadi "Kambing Hitam" Apple

JAKARTA,KOMPAS.com - Apple terus berusaha mencari "kambing hitam" terhadap masalah penerimaan sinyal yang terdapat pada produk terbarunya iPhone 4. Setelah Samsung Omnia II dan Blackberry Bold 9700, kali ini sasaran tembaknya adalah Motorola Droid X.

Dalam artikel terbaru di situsnya, Apple menunjukkan bahwa Motorola Droid X juga mengalami masalah redaman sinyal seperti halnya yang dialami iPhone 4. Apple melansir video yang menunjukkan bahwa cara menggenggam Motorola Droid X dengan posisi tertentu juga menyebabkan penerimaan sinyal melemah dari 3 bar hingga 0 bar.

Sejak muncul keluhan terhadap penerimaan sinyal iPhone 4, Apple memang membuat halaman website khusus yang seolah-olah mengkambinghitamkan kepada perangkat lain. Pada artikel-artikel sebelumnya, Apple telah menampilkan bukti-bukti adanya masalah penerimaan sinyal pada perangkat smartphone lainnya.

Saat ini ada 7 jenis smartphone yang dinilai Apple mengalami masalah redaman yakni iPhone 4, iPhone 3GS, Blackberry Bold 9700, Samsung Omnia II, HTC Droid Eris, Motorola Droid X, dan Nokia N97 mini. Apple mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan pengetesan terhadap ketujuh smartphone tersebut dan mendapatkan hasil adanya penurunan kekuatan sinyal ketika mencengkram smartphone pada bagian antena.

Motorola belum melakukan konfirmasi mengenai hal ini, namun bisa dipastikan mereka akan segera melakukan klarifikasi. Apalagi Motorola baru saja memasang iklan satu halaman penuh pada The New Yorks Times selama isu mengenai adanya masalah pada antena iPhone 4 beredar. Pada halaman tersebut Motorola memasang iklan yang menyebut Droid X hadir dengan antena ganda sehingga memastikan penerimaan sinyal akan selalu kuat.

Selain membela diri dengan alasan redaman, CEO Apple Steve Jobs sebelumnya mengatakan bahwa masalah penurunan kekuatan sinyal yang terdapat pada iPhone 4 karena adanya kesalahan software dalam menghitung kekuatan sinyal pada iPhone 4. Apple telah memperbaiki formulanya sehingga lebih akurat sesuai kekuatan sinyal sebenarnya yang diterima iPhone 4 seperti formula yang dipakai AT&T dengan update software iOs 4.01.

Untuk meredam isu yang terjadi, Apple juga membuat program pembagian casing untuk mengurangi redaman tersebut buat para pengguna iPhone 4.

Read More......

Apple Bagikan "Kondom" iPhone 4 Gratis

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Untuk meredam isu yang sedang beredar mengenai masalah antena yang dialami oleh iPhone 4, Apple membuat program pembagian pembungkus karet atau biasa disebut dengan istilah "kondom" buat iPhone 4 yang ditujukan untuk mengatasi masalah redaman sinyal.

Pembungkus karet ini akan dibagikan secara gratis kepada pelanggan iPhone 4. Namun, program ini hanya berlaku bagi pengguna iPhone 4 yang membelinya sebelum tanggal 30 September 2010.

"If you are experiencing reception issues with your iPhone 4, you are eligible to receive an iPhone 4 Bumper or other select third-party case from Apple at no charge," said a message at an iTunes Case Program page.

"Jika Anda mengalami masalah penerimaan sinyal pada iPhone 4, Anda berhak menerima pelindung iPhone 4 atau casing buatan pihak ketiga dari Apple tanpa tambahan biaya," demikian pesan di halaman website iTunes Case Program.

Namun untuk mendapatkan casing gratis tersebut para pengguna juga harus melalui beberapa tahap terlebih dahulu. Pertama, pengguna harus mendownload aplikasi program casing untuk iPhone 4 di App store. Kemudian masuk menggunakan akun iTunes atau dengan Apple ID. Terakhir, pilih pembungkus karet yang diinginkan.

Untuk pembeli sebelum tanggal 23 Juli 2010 harus mengajukan permohonan permintaan sebelum tanggal 22 Agustus 2010. Pembeli di atas tanggal tersebut bisa mengajukan permohonan dalam kurun waktu 30 hari setelah pembelian sebelum 30 September 2010.

Sebelumnya, Apple mengakui bahwa iPhone 4 berpotensi mengalami redaman sinyal jika bagian antena di lapisan kiri bawah terkena tangan saat dipegang. Pembungkus karet diharapkan mengurangi potensi redaman sinyal tersebut.

Read More......

Survei: 50 Persen Orang Suka "Googling" Diri Sendiri

Survei: 50 Persen Orang Suka "Googling" Diri Sendiri

WASHINGTON, KOMPAS.com — Selain mencari informasi penting di Google, lebih dari setengah pengguna internet ternyata juga suka mencari informasi mengenai diri sendiri di layanan search engine tersebut. Itulah salah satu hasil survei yang dilakukan Pew Research Center's Internet & American Life Project terhadap 2.253 orang di Negeri Paman Sam itu pada 18 Agustus dan 14 September 2009.

Hasil survei menunjukkan sebanyak 57 persen orang dewasa di AS gemar melakukan pencarian di Google atau biasa disebut googling dirinya sendiri. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2006 yang baru sebesar 47 persen.

Saat mereka melakukan googling terhadap nama mereka, 63 persen mengatakan bahwa mereka menemukan informasi yang relevan terhadap informasi diri mereka, sedangkan 35 persen mengaku informasi yang didapat tidak relevan. Pada halaman pertama pencarian, 31 persen mengatakan bahwa pencarian yang mereka lakukan relevan bagi mereka, sedangkan 62 persen mengatakan bahwa halaman pertama pencarian tidak relevan.

Namun, tidak berarti bahwa seseorang melakukan aktivitas googling dirinya sendiri secara rutin. Hanya 2 persen yang mengaku bahwa mereka secara teratur melakukan hal itu, 19 persen melakukan hal itu sesekali, dan 78 persen melakukannya sekali atau dua kali saja. Dalam pencarian tersebut, 42 persen mengaku mencari foto-foto mereka sendiri. Narsis juga, ya. Hal ini meningkat dari 23 persen pada tahun 2006.

Dalam hal-hal melakukan googling terhadap dirinya sendiri, tidak jarang mereka menemukan hal-hal yang mereka tidak inginkan. Sebanyak 4 persen mengatakan bahwa mereka menemukan informasi-informasi yang tidak sebenarnya dari diri mereka. Sebanyak 8 persen mencoba menghapus informasi milik mereka, seperti foto dan video, karena tidak menginginkannya.

Hasil survei ini juga menunjukkan bahwa banyak orang dewasa di AS yang berpendapat bahwa semakin pentingnya identitas pribadi yang disajikan secara online. Sekitar 33 persen mengaku cemas akan privasi mereka yang terungkap di internet. Namun, kecemasan ini menurun dari 40 persen pada tahun 2006. Mayoritas pengguna, yakni sekitar 65 persen memilih mengubah pengaturan akun-akun mereka menjadi lebih ketat dan membatasi hal-hal apa saja yang dapat mereka publikasikan.

Hasil survei mengungkapkan bahwa pada usia 18-29 tahun sebanyak 71 persen mengubah setting privasi mereka menjadi lebih ketat. Kemudian pada usia lanjut, yaitu 50-64 tahun, sebanyak 50 persen memilih menghapus foto-foto dan komentar-komentar yang tidak mereka kehendaki dalam situs jejaring sosial mereka.

Read More......